Hey FreshGrad, Read This!

Standard

Ini merupakan 5 opini yang sungguh mencerahkan. Beberapa hal yang bisa membuka mata seorang lulusan sekolah atau kampus untuk tetap optimis

workshared

Collage

Menyelesaikan kuliah dan menjadi sarjana ada salah satu tahap awal memasuki dunia baru bagi sebagian besar orang. Menyelesaikan studi berarti sudah siap untuk memasuki dunia kerja. Sarjana muda atau yang biasa disebut dengan Fresh Graduatepada umumnya masih berusia 22-25 tahun dan tergolong muda. Sebagai seorang fresh graduate, biasanya belum memiliki pengalaman bekerja. Padahal beberapa lowongan pekerjaan yang ditawarkan meminta pengalaman kepada pada pendaftar jika ingin bekerja di perusahaan tertentu. Lalu bagaimanakah seorang fresh graduate ‘berjuang’ untuk mendapatkan pekerjaan pertamanya walaupun belum ada pengalaman sama sekali? berikut lima poin penting untuk anda fresh graduate yang akan meniti karier awal.

1. Jangan berhenti belajar

Selesai kuliah bukan berarti anda juga selesai belajar. Justru di dunia selepas dari kehidupan kampus anda bisa mendapatkan banyak ilmu baru yang tidak anda dapatkan di bangku perkuliahan. Rajin-rajin mengikuti forum atau berdiskusi agar anda mendapat tambahan ilmu dan pengembangan diri.

2. Temukan Passion Anda

Passion atau…

View original post 300 more words

5 Alasan Mengapa Harus Berorganisasi

Standard

organisasi, kuliah, alasanHidup mahasiswa!

Pekikan itulah yang pertama menggema dalam kehidupan mahasiswa saya. Kalau bicara soal aktivis wuih pasti berat ya. Karena selama kuliah, saya sedikit sekali memiliki pengalaman organisasi. Tapi saya tergugah dengan 2 orang teman yang bertanya, “Kasih gue alasan kenapa harus masuk organisasi…” atau kurang lebih seperti itu lah. Menarik. Saya jadi teringat buku berjudul Agar Ngampus Tak Sekadar Status yang ditulis oleh Robi’ah al-Adawiyah dan Hatta Syamsuddin. Buku itu membahas seperti apa dan harus seperti apa mahasiswa itu.

Oke, karena saya diminta kasih alasan, saya akan rangkum dari buku tersebut dan pengalaman saya yang secuil beberapa alasan utama mengapa kita harus berorganisasi. Baik itu saat kuliah atau tidak. Let’s check it out! Continue reading

10 Alasan Kamu Harus Kuliah (Bagian 2)

Standard

kuliah, alasan kuliah, kampus, kehidupan kampus, perkuliahan, motivasiPada artikel sebelumnya, kita sudah membahas 5 alasan mengapa kamu harus kuliah. Di antaranya adalah karena kamu sudah dewasa, tidak perlu lagi memakai seragam dan seabreg aturan sekolah lainnya, bisa mengatur waktu lebih fleksibel, nggak mesti ngikutin mata pelajaran yang nggak kamu suka, banyak saudara sebangsa kita yang menjadi buruh di luar sana, dan supaya nggak jadi pengangguran. Nah, supaya nggak bingung mengapa kita harus kuliah, yuk lanjutin alasan-alasan berikutnya:

7. Saatnya ningkatin derajat. Nah, berkaitan dengan alasan sebelumnya, kuliah bisa jadi sarana kamu ningkatin derajat. Banyak di antara kita yang hidupnya pas-pasan atau bahkan penuh kekurangan. Saat kita kuliah, kita dihadapkan dengan berbagai tantangan dan ujian (pastinya) yang bikin kita tambah derajat. Kalau kita lulus satu mata kuliah, kita bisa ambil mata kuliah berikutnya. Begitu seterusnya sampai kamu lulus. Kamu pun nggak malu lagi di depan pacar atau camer waktu ditanya “Sekolah di mana?” Kamu bisa jawab dengan mantap, “Saya kuliah di universitas ABC” atau “Saya sudah sarjana.” Lebih gaya kan?

Continue reading

10 Alasan Kamu Harus Kuliah (Bagian 1)

Standard

kuliah, alasan kuliah, kampus, kehidupan kampus, perkuliahan, motivasiBagi kamu yang ingin masuk kampus, mungkin perlu berpikir ulang, “Kenapa sih gue kuliah? Buat apa?” Sering kali motivasi dari luar, entah itu dari orang tua, keluarga, pacar, dan teman-teman semasa sekolah mendorong kita untuk kuliah. Tapi motivasi itu akan luntur di tengah jalan saat kita merasa kesulitan dalam perkuliahan kita. Alasan paling kuat sebenarnya alasan yang kita buat sendiri. “Mengapa aku harus kuliah?” adalah pertanyaan yang harus dijawab setiap kita yang ingin melanjutkan ke bangku perkuliahan ataupun sedang menempuh kehidupan kampus.

Berikut 10 alasan yang bisa kamu renungkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas:

Continue reading